Kamis, 22 Desember 2016

Titip Dia Untukku

 

Banyak yang berkata

Aku seperti dirimu

Itu terdengar dari telingaku

Ntah apa yang mereka lihat aku seperti kamu

Banyak yang berkata aku dan kamu adalah saudara dan cinta

 Apakah ini benar

Aku fikir ini hanya lintasan biasa

 

Tuhan..

Jika cinta ini kau restui

Biarkanlah berjalan dengan waktu

Aku titip dia

Simpan dia di tangan halalmu

Jaga dia dari wanita yang menjerumuskannya

 

Biarkan aku berlari mengejar mimpiku

Biarkan ku tinggalkan rasa ini untuk keluargaku

Keluarga yang selalu aku sayangi

 

Aku rela menahan rindu

Ketika itu dating

Aku rela menahan luka

Ketika dia dengan yang lain

Aku rela menahan cinta ini sampai meluap

Aku rela walau mulut ini harus terdiam

Diam dengan perasaan ini

Biarlah cinta ini ku korbankan untuk keluarga ku

 


Ibu

Orang pertama di samping ku adalah ibu
Ketika terpuruk  ibulah yang ada
Pertama aku hidup ibu pula yang berkorban mati – matian
Orang pertama yang member kasih sayang ibu pula
Orang pertama yang kita buat lelah adalah ibu
Orang pertama yang kita sakiti adalah ibu

Apakah semua itu pernah terlintas dalam benak kita
Bukan sebutan yang indah dalam seorang ibu
Ketika kita panggil mamah, bunda, emak dan yang lain
Jangan pernah malu ketika kita menceritakan hal itu
Panggilan apa yang kita panggil pada ibu mu
Sesuatu sedrhana membuat ia bangga
Kata ibu penuh dengan seribu makna
Tak pernah habis ketika gambarkan sosok dia

Kamis, 08 Desember 2016

Biarkan Sendiri

Bukan ku merasa bahagia
Dengan ku sendiri di sini
Tanpa sosok adam
Yang terkadang mereka tanya’

Biarkan cinta dating dengan sendiri
Tanpa harus aku mendekatkannya
Biarkan cinta timbul sendiri
Tanpa harus aku ungkapkan

Biarkan saja semua berlalu
Nikmati kita dalam saling mengenal
Biarkan saja berlalu
Walau mataku tak bias menahan tatapmu
Namun ku tak mau terburu-buru

Selasa, 29 November 2016

Apa AKu Kecil?

Mengapa dia menyalahi ku tanpa sebab
Membentakku tanpa di ketahui aku lakukan apa
Memarahiku tanpa di tahui aku seperti apa

Apakah aku karena tak punya
Seorang sederhana yang lugu dengan kepolosan ku
Dengan lemah raga ku

Apa mereka seenaknya begitu memperlakukan ku
Dengan ucapan yang seharusnya dikatakan
Yang sehausnya dia santun

Tertutupkah hati dia untuk sedikit saja melihatku
Tak ada hatikah dia untuk sedikit saja menilai kebenarkan ku

Bukan berarti ku ingin terbilang benar
Namun dimana kebenaran itu

Kadang ku merasa sakit
Oh sungguh sakit tuhan
Merasa terhina dengan ucapan dia
Tapi aku memiliki hati besar
Hati yang selalu menjadi pemaaf
Pemaaf yang keluarga kami ajarkan dan mengalah
Dengan keyakinan yang menjadi penguat hati
Sedihku ….sabarku yang menjadikan aku bertahan
Wanita yang tegar disetiap masalahku
Walau aku selalu dikatakan dengan raga yang lemah
Aku yakin kebenaran selalu ada
Dan akan tetap ada
Walau  seribu kali dia ucapkan aku salah
Tuhan apakah dia tidak tahu
Dia ,, yang melakukan dan itu aku
 Ku tawarkan jasa ku untuk membantunya
Namun apa dia menolak nya
Dan menyalahiku
Sabarku, doaku itu adalah penguatku

Rabu, 16 Maret 2016

Guruku Pahlawanku



Guruku

Kau guruku

Selasa, 02 Februari 2016

Tangisan yang Tersembunyi

Senyum ini indah menandakan ku bahagia
Menebarkan rasa tak ada beban bagiku
Tawa ini bernada mengiringi lepasku
Bebas dari jeritan hati

Tapi apa jika semua itu dusta
Terpasang muka yang hanya ingin mereka lihat
Yang tak ingin mereka tau
Tentang tangisan yang tersembunyi
Tentang sedihku, tentang jiwa ini yang rapuh

Hati ini memang tak bisa ku baca dengan nada lantang
Jika tangisan masih ada
Menahan rasa luka disini
Menahan air mata ini
Hanya lewat sujudku aku luapkan semua perasaan

Apa doa ku sia sia tak sampai
Apa karena ku tak pantas di maafkan
Harapan  tinggal harapan


Mimpi hanya angan angan belaka yang kenang
Kegagalan demi kegagalan datang padaku
Akankah seperti ini selalu
Aku harap tidak…. Dan tidak akan selalu

Bermimpi tinggi yang ku rangkai dalam hidup
Tapi semua hanya tinggal tangisan tersembunyi
Akhir dari gagalku

Aku terpojok dalam peristiwa ini
Keluarga ku menyalahi ku
Seakan ini semua salah ku
Hanya anak sungai air mata ini mengalir
Untuk meredakan sakit di hatiku